oleh

Pemko Pekanbaru Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Suntikan Dosis Kedua

PEKANBARU – Stok vaksin Covid-19 di Kota Pekanbaru saat ini menipis. Saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih menanti tambahan vaksin dari pemerintah pusat.

Walikota Pekanbaru Dr.H. Firdaus, S.T., M.T tidak menampik pelayanan vaksinasi di Pekanbaru terganggu. Warga yang ingin mendapatkan vaksin suntikan pertama pun harus mengalami penundaan.

“Kalau untuk pelayanan dan petugas kita siap. Tapi persoalannya kuota untuk vaksin itu sendiri,” ujar Firdaus, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga  537 Peserta Pelatihan di PPKD Jakut Sudah Diterima Kerja

Pihaknya sudah mengajukan 82 ribu dosis vaksin tambahan. Namun, hingga saat ini pemerintah kota masih menanti distribusi vaksin ini. Ia menyebut, dalam waktu dekat pemerintah pusat akan mengirim 41 ribu vial vaksin ke Provinsi Riau.

“Ini dibagi lagi dengan Kabupaten/Kota di Riau. Kebutuhan kita saja untuk vaksin suntikan kedua 80 ribu. Jika vaksin ini telah didistribusikan, maka peruntukannya diprioritaskan bagi suntikan dosis kedua,” jelasnya.

Baca Juga  Muzani: Masalah yang Dihadapi Petani, Nelayan, dan Rakyat Kecil Hanya Bisa Diselesaikan Lewat Politik

Firdaus mengaku, distribusi vaksin terkendala dari pemerintah pusat. Secara nasional, pembelian vaksin ke pabrik juga rebutan dengan negara lain. Keterbatasan vaksin juga menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Maka distribusi (vaksin) disesuaikan dengan kondisi wilayah. Saat ini yang diprioritaskan daerah Jawa – Bali yang menerapkan PPKM darurat atau yang disebut dengan kondisi level 4,” tutupnya.(*/cr1)

Baca Juga  Satpel SDA Tanah Abang Normalisasi Saluran Air Jalan Bendungan Hilir

Sumber: banten.siberindo.co

News Feed