oleh

Peluang Magang dan Kerja Di Jepang Bagi Mahasiswa dan Alumni Politeknik Negeri

Tokyo — Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (Atdikbud KBRI) di Tokyo, Yusli Wardiatno menggelar diskusi virtual antara pengusaha diaspora dengan seluruh politeknik negeri di Indonesia, pada Rabu (16/6/2021). Diskusi bertajuk “Ngobrol Bareng Atdikbud (NBA)” ini mengusung tema “Peluang Magang dan Kerja di Negeri Sakura”. Pengusaha diaspora yang diundang adalah Usman Naito, Direktur Jinsen Shidoukai Foundation dan juga CEO dan Founder Hamaren Corporation.

Wakil Duta Besar RI di Tokyo, Tri Purnajaya, menilai peluang tenaga kerja Indonesia mengisi kebutuhan Jepang dalam berbagai sektor industri cukup besar. “Dari sekitar kebutuhan 70 ribu tenaga kerja terkategori Specified Skilled Worker (SSW) yang dalam bahasa Jepangnya Toku Teginou, Indonesia baru memenuhi sekitar 1500 orang,” ucap Wadubes Tri dalam sambutannya.

Baca Juga  Waketum PRIMA : Tax Amnesty Jilid II, Bukti Kas Negara Lagi “Kosong Melompong"

“Kondisi demografi Jepang saat ini menuju aging society. Tenaga kerja muda semakin sedikit dan semakin langka di masa depan. Sementara, populasi Indonesia terus bertumbuh dan kita akan mendapatkan bonus demografi di tahun emas 2045 nanti. Jadi, mohon politeknik negeri menyiapkan alumninya untuk bersiap mengisi kebutuhan tenaga kerja di sini,” imbau Tri.

Baca Juga  Sinergi Sucofindo dan Indonesia Halal Lifestyle Center Untuk Membangun Ekosistem Industri Halal

Senada dengan itu, Atdikbud Yusli juga mengungkapkan peluang magang di Jepang bagi mahasiswa politeknik Indonesia sejalan dengan menyukseskan Merdeka Belajar. “Diharapkan, pengusaha diaspora Indonesia serta Grup Hamaren memfasilitasi kerja sama bagi mahasiswa untuk magang dan mendapatkan kredit SKS,” tutur Atdikbud Yusli.

Program pertukaran pelajar atau student exchange, ditambahkan Yusli, sudah berjalan melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi di Jepang. “Namun, KBRI juga akan mendorong agar implementasi Merdeka Belajar juga terjadi antara politeknik negeri dan perusahaan di sini. Kami yakin Grup Hamaren dapat membantu,” tegas Yusli.

Baca Juga  - Pemerintah kota Ambon menggelar Halal bI Halal yang dilangsungkan di gedung Islamic Center Ambon, Rabu (10/5/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut juga dialkukan pelantikan Majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, Halal BI Halal merupakan program pemkot Ambon disetiap tahun pasca Idul Fitri. Menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan semangat kerja dan merajut kebersamaan terutama dalam tugas pengabdian dan pelayanan bagi kota Ambon tercinta. "Selaku Penjabat Wali Kota Ambon, saya menyambut gembira Halal BI Halal ini. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia termasuk di kota ini,"kata Wattimena saat memberikan sambutan. Dirinya juga berpesan kepada pengurus majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon, untuk segara menggelar rapat kerja dan menyusu program kerja, agar secepatnya dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai topoksinya. Dalam sambutannya, Wattimena mengaku dipenghujun masa baktinya selaku Pj. Wali Kota Ambon, dari 11 program prioritas yang diusungnya, masih terdapat sejumlah program yang belum terealisasi dengan baik. "Tinggal dua pekan lagi saya menjadi Pj. Wali Kota Ambon, saya sadar bahwa masih ada program yang belum terselesaikan namun saya optimis bahwa ke depan siapapun yang akan melanjutkan tugas ini akan melakukan yang terbaik untuk kita Ambon yang kita cintai ini,"kata Wattimena. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agama kota Ambon, H.R.A.Fachrurrazy Hassannusi memberikan Hikmah Halal BI Halal. "Berbeda Agama itu biasa, tapi kalau kita ribut karena perbedaan rasanya kita belum dewasa untuk memaknai perbedaan, karena dalam perbedaan itu kita bersama- sama membangun kota ini,"terangnya. Kegiatan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kota Ambon, perwakilan Kodam dan Polda Maluku seluruh jajaran ASN Pemkot dan Kemenag Kota Ambon, berbagai lapisan masyarakat meliputi Tokoh Adat, tokoh Agama, Akademis serta seluruh Anggota Forum komunikasi Umat beragama di ikuti undangan lainnya Halal BI Halal Pemkot Ambon itu di isi dengan berbagai penampilan mulai dari tarian hingga lagu-lagu religi.

Para peserta yang berasal dari 46 politeknik negeri di Indonesia sangat antusias dan mengapresiasi pertemuan ini. Di akhir acara, peserta juga menyampaikan antusiasme terhadap informasi daftar perusahaan yang bisa dijadikan tempat magang bagi mahasiswa, dan persyaratan yang serta mekanisme pendaftarannya. (*/cr1)

Sumber: kemendikbud.go.id

News Feed