oleh

Monumen Siber Jadi Simbol Legacy Nasional, SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon

CILEGON, Diskominfo — Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan peran pers siber sebagai bagian dari transformasi komunikasi nasional. Komitmen tersebut tercermin dalam sambutan dan dukungan penuh Pemkot Cilegon terhadap kunjungan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, yang berlangsung di Kota Cilegon, Sabtu (7/2/2026).

Kehadiran Ketua SMSI Pusat disambut langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, didampingi Plt Sekda Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade, Kepala Diskominfo SP Kota Cilegon, Agus Zulkarnain, perwakilan Dewan Pers Yogi, serta tokoh masyarakat, termasuk Mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Kota Cilegon atas dukungan nyata terhadap insan pers siber, khususnya melalui kehadiran Monumen Siber Indonesia di Cilegon.

Baca Juga  Terhibur oleh Pidato Ketum SMSI, Erros: Masih Ada Orang Pers yang Galak

“Terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon atas apresiasi dan dukungan kepada rekan-rekan SMSI. Monumen Siber Indonesia ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol nilai perjuangan, warisan sejarah, dan kekuatan transformasi komunikasi nasional,” ujar Firdaus.

Firdaus menegaskan, bahwa Cilegon memiliki posisi strategis dan historis dalam perjalanan media siber nasional. Ia mengenang bahwa pada tahun 2017, SMSI dideklarasikan di Kota Cilegon, menjadi tonggak penting kebangkitan media siber daerah yang kemudian berkembang menjadi organisasi pers siber terbesar di Indonesia.

“SMSI lahir di Cilegon pada 2017. Ini bukan kebetulan, melainkan sejarah. Dari kota industri ini, gagasan besar tentang media siber nasional dirumuskan,” ungkapnya.

Baca Juga  Cosmetic Toll Manufacturer Expo 2024: Creating the Art of Beauty and Health

Menurut Firdaus, dukungan Pemkot Cilegon sejak awal menjadi fondasi penting hingga SMSI kini hadir di seluruh provinsi di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, termasuk wilayah-wilayah terluar seperti Papua.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar dalam peresmian yang digelar menegaskan, bahwa kehadiran Monumen Siber Indonesia merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab sekaligus penguatan ekosistem media siber nasional.

“Ini adalah pengakuan sejarah bahwa Cilegon punya peran penting dalam perjalanan media siber Indonesia,” ujar Robinsar.

Robinsar menyampaikan, Pemkot Cilegon memandang pers siber sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat di tengah derasnya arus digitalisasi.

Baca Juga  Ahmad Muzani: Prabowo Instruksikan Bantu Korban Banjir Kalteng

“Transformasi komunikasi tidak bisa dihindari. Pemerintah daerah harus adaptif dan membuka ruang kolaborasi dengan insan pers siber. Monumen ini menjadi pengingat bahwa pers siber harus tetap menjunjung etika, profesionalisme, dan kepentingan publik,” tegasnya.

Menurut Robinsar, penetapan Cilegon sebagai lokasi Monumen Siber Indonesia juga menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral bagi pemerintah daerah dan seluruh insan pers.

“Cilegon adalah kota industri, kota kerja, dan kota gagasan. Dari sini SMSI lahir, dan dari sini pula kita berharap lahir terus narasi-narasi konstruktif untuk bangsa. Pemerintah Kota Cilegon siap terus mendukung perkembangan pers siber yang sehat dan bermartabat,” pungkasnya.

News Feed