oleh

Menko Polkam Sebut Pesantren Berkontribusi dalam Membentuk Karakter Generasi Bangsa

MAKASAR.SIN.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa karakter utama santri terletak pada akhlak, ketaatan kepada agama, serta sikap menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi santri untuk berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Dudung Istigosah Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Komisi Fatwa MUI, di Ponpes Assidiqiyah Kebon Jeruk, Jakarta, pada Kamis (22/10/2025)

Ia mengatakan, pendidikan pesantren tidak hanya membekali santri dengan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan. “Santri diajarkan untuk menghormati orang tua, menghormati senior, taat kepada kiai, serta taat kepada agama. Itulah karakter santri,” ujarnya.

Baca Juga  HPN 2023: Firdaus Kawal Ekspedisi Danau Toba 4-7 Februari

Menurut Dudung, terdapat tiga aspek penting dalam pendidikan pesantren, yakni syariah, akidah, dan akhlak. Ketiganya menjadi fondasi bagi santri dalam menjalani kehidupan sekaligus membangun hubungan yang baik dengan sesama.

Ia menekankan bahwa ketakwaan tidak semestinya ditunjukkan dengan merendahkan, memusuhi, atau menjelekkan orang lain. Sebaliknya, orang yang bertakwa harus mampu menjaga sikap, perkataan, dan perbuatannya agar membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Prabowo Menang Adalah Awal Perjuangan Kita Wujudkan Indonesia Semakin Maju

“Ajari mata kita untuk tidak merendahkan orang lain. Ajari mulut kita untuk tidak membenci orang lain. Ajari hati kita untuk tidak menyimpan kebencian,” pesannya.

Dudung juga mengingatkan santri agar bijak menyikapi informasi di media sosial. Menurutnya, santri harus memiliki keteguhan karakter sehingga tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun informasi yang tidak akurat.

Ia menilai, kebiasaan menyerap informasi turut memengaruhi perilaku seseorang. Karena itu, santri perlu membiasakan diri dengan hal-hal positif serta menjaga etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun di ruang digital.

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Prabowo The New Soekarno, Ingin Hilangkan Kemiskinan Lewat Program Makan Siang Gratis

Lebih lanjut, Dudung mengajak para santri untuk tidak ragu menggapai cita-cita. Ia menegaskan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan selama disertai ikhtiar, ketekunan, dan karakter yang baik.

“Kuncinya satu: jadilah orang baik,” tegasnya.

“Kebaikan dan keteladanan memiliki kekuatan besar dalam membangun kepercayaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Karena itu, Ia menegaskan momentum Hari Santri harus menjadi pengingat bagi para santri untuk terus memperkuat keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(***)

 

News Feed