oleh

Mal Pelayanan Publik Sebagai Pemutus Mata Rantai Perizinan Berbelit

PEKANBARU – Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T MT menghadiri Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Kamis (15/7) di Lantai III Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota menjelaskan kepada tim penilai beberapa hal terkait hadirnya MPP di Pekanbaru. Mulai dari sejarah, fungsi dan tujan MPP tersebut.

Walikota menjelaskan, terdapat dua fungsi dari Mal Pelayanan Publik. Pertama sebagai pelayanan PTSP dan kedua pelayanan catatan sipil.

Baca Juga  - Pemerintah kota Ambon menggelar Halal bI Halal yang dilangsungkan di gedung Islamic Center Ambon, Rabu (10/5/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut juga dialkukan pelantikan Majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, Halal BI Halal merupakan program pemkot Ambon disetiap tahun pasca Idul Fitri. Menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan semangat kerja dan merajut kebersamaan terutama dalam tugas pengabdian dan pelayanan bagi kota Ambon tercinta. "Selaku Penjabat Wali Kota Ambon, saya menyambut gembira Halal BI Halal ini. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia termasuk di kota ini,"kata Wattimena saat memberikan sambutan. Dirinya juga berpesan kepada pengurus majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon, untuk segara menggelar rapat kerja dan menyusu program kerja, agar secepatnya dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai topoksinya. Dalam sambutannya, Wattimena mengaku dipenghujun masa baktinya selaku Pj. Wali Kota Ambon, dari 11 program prioritas yang diusungnya, masih terdapat sejumlah program yang belum terealisasi dengan baik. "Tinggal dua pekan lagi saya menjadi Pj. Wali Kota Ambon, saya sadar bahwa masih ada program yang belum terselesaikan namun saya optimis bahwa ke depan siapapun yang akan melanjutkan tugas ini akan melakukan yang terbaik untuk kita Ambon yang kita cintai ini,"kata Wattimena. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agama kota Ambon, H.R.A.Fachrurrazy Hassannusi memberikan Hikmah Halal BI Halal. "Berbeda Agama itu biasa, tapi kalau kita ribut karena perbedaan rasanya kita belum dewasa untuk memaknai perbedaan, karena dalam perbedaan itu kita bersama- sama membangun kota ini,"terangnya. Kegiatan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kota Ambon, perwakilan Kodam dan Polda Maluku seluruh jajaran ASN Pemkot dan Kemenag Kota Ambon, berbagai lapisan masyarakat meliputi Tokoh Adat, tokoh Agama, Akademis serta seluruh Anggota Forum komunikasi Umat beragama di ikuti undangan lainnya Halal BI Halal Pemkot Ambon itu di isi dengan berbagai penampilan mulai dari tarian hingga lagu-lagu religi.

“Ini merupakan sejarah panjang, saat kami baru menjabat dalam priode I tahun 2012 silam. Kami bersama Pak Ayat mengambil kebijakan pelimpahan wewenang untuk UMKM. Kebijakan saat itu langsung diambil Camat, tujuannya memperpendek mata rantai perizinan,” jelasnya.

Ditambahkan Walikota, dirinya berkomitmen dengan Menpan-RB untuk memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya dengan mengubah image sistem birokrasi yang berbelit dan kaku.

“Yang coba kita rubah image, bagaimana merubah wajah sistem birokrasi yang dulu menjadi melayani, memberi kemudahan dan terukur,” kata Datuk Bandar Setia Amanah ini.

Baca Juga  Kembali Dilantik, Orang Tua Hens Songjanan Ucapkan Terimakasih KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Terkait pemanfaatan tenan untuk menggandeng Intansi Vertikal, BUMN dan BUMD yang ada di Pekanbaru, Walikota mengaku tak menemukan kesulitan.

“Alhamdulillah sinergi kami dengan Intansi Vertikal, BUMN maupun BUMD ternyata punya semangat yang sama. Sehingga kami bersama – sama melayani masyarakat di MPP ini,” jelasnya.

Sementara terkait prasarana di Gedung MPP, Pemko Pekanbaru tidak akan membebankan lagi kepada Intansi Vertikal, BUMN dan BUMD. “Biar pemerintah yang tanggung, yang jelas kita terus evaluasi pelayanan. Patokannya pelayanan di Bank, kita harus lebih baik dari pelayanan Bank,” tambah Walikota.

Baca Juga  Warga Kurang Mampu Mendapat Rumah Dari Wali Kota Hasil Bedah Rumah

Terakhir, Walikota juga menyampaikan pentingnya inovasi dan oemanfaatan teknologi dalam pelayanan MPP.  “Apalagi ditengah pandemi ini, layanan online jadi faktor penting. Namun kita juga masih melayani tatap muka, bagi masyarakat kita yang belum melek teknologi dan aplikasi. Walaupun jumlahnya terbatas dan terus dikurangi perlahan,” pungkasnya. (*/cr1)

Sumber: aceh.siberindo.co

News Feed