oleh

KBM di Kota Pekanbaru Bisa Menggunakan Metode Luring

PEKANBARU – Kegiatan belajar mengajar telah dimulai pasca libur lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah. Proses belajar masih menerapkan dalam jaringan (Daring) mengingat kasus positif Covid-19 masih cukup tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas menyebut, bagi siswa yang tidak dapat mengikuti metode belajar daring bisa memilih metode luar jaringan (Luring).

Baca Juga  Para Pelajar Terpilih yang Menjadi Paskibraka Kabupaten Bekasi

“Kalau siswa yang tidak memiliki gadget, atau yang memiliki jaringan internet buruk bisa metode offline. Bisa luring, memberikan tugas kepada orang tua yang datang ke sekolah,” terangnya, Senin (24/5).

Orangtua siswa dapat datang ke sekolah untuk menjemput tugas maupun menyerah kan tugas siswa. Ini dapat dilakukan dalam beberapa waktu tertentu. Bisa dilakukan dalam sekali sepekan atau waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga  - Pemerintah kota Ambon menggelar Halal bI Halal yang dilangsungkan di gedung Islamic Center Ambon, Rabu (10/5/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut juga dialkukan pelantikan Majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, Halal BI Halal merupakan program pemkot Ambon disetiap tahun pasca Idul Fitri. Menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan semangat kerja dan merajut kebersamaan terutama dalam tugas pengabdian dan pelayanan bagi kota Ambon tercinta. "Selaku Penjabat Wali Kota Ambon, saya menyambut gembira Halal BI Halal ini. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia termasuk di kota ini,"kata Wattimena saat memberikan sambutan. Dirinya juga berpesan kepada pengurus majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon, untuk segara menggelar rapat kerja dan menyusu program kerja, agar secepatnya dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai topoksinya. Dalam sambutannya, Wattimena mengaku dipenghujun masa baktinya selaku Pj. Wali Kota Ambon, dari 11 program prioritas yang diusungnya, masih terdapat sejumlah program yang belum terealisasi dengan baik. "Tinggal dua pekan lagi saya menjadi Pj. Wali Kota Ambon, saya sadar bahwa masih ada program yang belum terselesaikan namun saya optimis bahwa ke depan siapapun yang akan melanjutkan tugas ini akan melakukan yang terbaik untuk kita Ambon yang kita cintai ini,"kata Wattimena. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agama kota Ambon, H.R.A.Fachrurrazy Hassannusi memberikan Hikmah Halal BI Halal. "Berbeda Agama itu biasa, tapi kalau kita ribut karena perbedaan rasanya kita belum dewasa untuk memaknai perbedaan, karena dalam perbedaan itu kita bersama- sama membangun kota ini,"terangnya. Kegiatan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kota Ambon, perwakilan Kodam dan Polda Maluku seluruh jajaran ASN Pemkot dan Kemenag Kota Ambon, berbagai lapisan masyarakat meliputi Tokoh Adat, tokoh Agama, Akademis serta seluruh Anggota Forum komunikasi Umat beragama di ikuti undangan lainnya Halal BI Halal Pemkot Ambon itu di isi dengan berbagai penampilan mulai dari tarian hingga lagu-lagu religi.

“Ya kan gak mungkin juga. Mereka (siswa) gak bisa daring, apalagi. Itu tinggal lagi. Kalau kita tutup semua pintunya mereka gak bisa belajar lagi,” ungkapnya.

Ia menilai, metode belajar daring dan luring ini bisa diterapkan selama sekolah belum diizinkan buka akibat pandemi Covid-19. Namun, guru diminta juga diimbau selektif dalam memberikan metode belajar yang baik. (*/cr1)

Baca Juga  Habib Umar Alhamid Dan Warga Banten Tanggapi Pernyataan KSAD Dudung Abdurachman

Sumber: pekanbaru.go.id

News Feed