oleh

IPNU dan IPPNU Kabupaten Blora Diharap Memiliki Program Kerja yang Kreatif dan Inovatif

BLORA – Pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blora diharapkan bisa menyusun program kerja untuk pengkaderan yang kreatif dan inovatif. Sehingga, bisa menarik para pemuda generazi Z, yang kini mulai menguasai pertumbuhan demografi penduduk Indonesia untuk bergabung dengan IPNU dan IPPNU.

Hal itu disampaikan Bupati Blora Arief Rohman saat membuka acara konferensi cabang (konfercab) IPNU dan IPPNU Kabupaten Blora 2021 di pendapa rumah dinas bupati setempat, Minggu (28/11/2021). Menurutnya, IPNU dan IPPNU harus solid dan kompak dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin beragam, seiring kemajuan teknologi.

Baca Juga  Bupati Sukoharjo Harap Pembangunan Mal Pelayanan Publik dapat Berjalan Lancar

“Kami berharap, IPNU IPPNU bisa ambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah. Susun program kerja yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu teknologi. Tidak bisa dipungkiri, kehidupan pemuda dan kaun pelajar saat ini tidak bisa terlepas dari perkembangan digital. Maka IPNU IPPNU harus mampu bertransformasi,” ungkap bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga meminta IPNU dan IPPNU untuk ikut dalam melakukan pendataan pelajar berprestasi yang ada di desa-desa se-Kabupaten Blora, khususnya bagi yang kurang mampu. Sehingga, bagi pelajar yang berprestasi namun tidak mampu, tetap bisa meneruskan sekolahnya hingga ke perguruan tinggi.

Baca Juga  - Pemerintah kota Ambon menggelar Halal bI Halal yang dilangsungkan di gedung Islamic Center Ambon, Rabu (10/5/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut juga dialkukan pelantikan Majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, Halal BI Halal merupakan program pemkot Ambon disetiap tahun pasca Idul Fitri. Menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan semangat kerja dan merajut kebersamaan terutama dalam tugas pengabdian dan pelayanan bagi kota Ambon tercinta. "Selaku Penjabat Wali Kota Ambon, saya menyambut gembira Halal BI Halal ini. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia termasuk di kota ini,"kata Wattimena saat memberikan sambutan. Dirinya juga berpesan kepada pengurus majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon, untuk segara menggelar rapat kerja dan menyusu program kerja, agar secepatnya dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai topoksinya. Dalam sambutannya, Wattimena mengaku dipenghujun masa baktinya selaku Pj. Wali Kota Ambon, dari 11 program prioritas yang diusungnya, masih terdapat sejumlah program yang belum terealisasi dengan baik. "Tinggal dua pekan lagi saya menjadi Pj. Wali Kota Ambon, saya sadar bahwa masih ada program yang belum terselesaikan namun saya optimis bahwa ke depan siapapun yang akan melanjutkan tugas ini akan melakukan yang terbaik untuk kita Ambon yang kita cintai ini,"kata Wattimena. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agama kota Ambon, H.R.A.Fachrurrazy Hassannusi memberikan Hikmah Halal BI Halal. "Berbeda Agama itu biasa, tapi kalau kita ribut karena perbedaan rasanya kita belum dewasa untuk memaknai perbedaan, karena dalam perbedaan itu kita bersama- sama membangun kota ini,"terangnya. Kegiatan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kota Ambon, perwakilan Kodam dan Polda Maluku seluruh jajaran ASN Pemkot dan Kemenag Kota Ambon, berbagai lapisan masyarakat meliputi Tokoh Adat, tokoh Agama, Akademis serta seluruh Anggota Forum komunikasi Umat beragama di ikuti undangan lainnya Halal BI Halal Pemkot Ambon itu di isi dengan berbagai penampilan mulai dari tarian hingga lagu-lagu religi.

“Tolong dibantu melakukan pendataan, karena kita ada program satu desa dua sarjana. Akan kita bantu untuk kuliahnya, karena banyak perguruan tinggi yang siap memberikan beasiswa,” imbuhnya.

Ketua IPNU Jawa Tengah Syaeful Kamaludin menyampaikan, pihaknya siap mendukung program Bupati Blora untuk PC IPNU IPPNU Kabupaten Blora. Menurutnya, apa yang disampaikan bupati sesuai dengan tantangan masa kini.

“Tidak hanya untuk IPNU IPPNU Blora saja, namun juga Jawa Tengah. Sudah saatnya kita bisa bangkit bertransformasi melakukan program kegiatan pengkaderan yang sesuai perkembangan zaman,” ucapnya, dilansir jatengprov.go.id.

Senada, pengurus PCNU Kabupaten Blora Yunus Bachtiar mengatakan, pihaknya akan memotivasi agar IPNU dan IPPNU mampu melakukan pengkaderan secara berkelanjutan dengan baik.

Baca Juga  Nahdlatul Ulama Bersama Kemendikbud Sempurnakan Naskah Kamus Sejarah Indonesia

“Masa depan NU ada di pundak kalian semua. Jika kita ingin melihat NU 20 tahun sampai 30 tahun lagi, maka lihatlah diri kalian. Kalian adalah penerus generasi sepuh. Sehingga harus mampu aktif, inovatif, dan bijak dalam melaksanakan program, seperti yang diharapkan Pak Bupati,” pesannya. (*/cr1)

News Feed