oleh

Gubernur Banten: KH Mas Abdurrahman Layak Jadi Pahlawan Nasional

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim menilai, KH Mas Abdurrahman bin Jamal Al-Janakawi layak menjadi Pahlawan Nasional karena salah satu pendiri Ormas Mathla’ul Anwar itu telah banyak berjasa dalam turut mencerdaskan umat dan bangsa.

“Maka, tidak ada alasan untuk tidak mendukung KH Mas Abdurrahman menjadi Pahlawan Nasional, dan saya mendorong agar juga lahir Pahlawan-pahlawan Nasional yang lain dari Banten,” katanya di Serang, Banten, Senin (15/3/2021).

Gubernur Banten mengemukakan keterangan tersebut ketika menerima audiensi Panitia Muktamar ke-20 dan HUT ke-105 Mathla’ul Anwar di rumah dinasnya di Serang Banten. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Sekjen Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) yang juga Koordinator Presidium KAHMI Banten, Udin Saparudin.

Pada pertemuan itu hadir Andi Yudi Hendriawan selaku Ketua Panitia Pelaksana Muktamar, Dhona El Furqon selaku Pengasuh Pesantren KH Mas Abdurrahman Matha’ul Anwar, Sarda Surana dari Perguruan Mathla’ul Anwar Menes, Ulfi Kadafi selaku Direktur Pembangunan UNMA, dan Syaifullah selaku Penasehat Hukum PBMA.

Baca Juga  KKP Lepasliarkan 401.408 Benih Lobster Dari Hasil Selundupan

Audiensi dan diskusi itu diawali dengan do’a bersama dan pembacaan surat Al-Fatihah untuk para tokoh pendiri Mathla’ul Anwar serta untuk suksesnya Muktamar ke-20 dan HUT ke-105 Mathla’ul Anwar yang akan dilaksanakan di Bogor pada 1-3 April 2021. Gubernur juga menyatakan siap hadir pada pembukaan muktamar tersebut.

Mathla’ul Anwar itu sendiri adalah Ormas Islam yang didirikan pada 1916 oleh KH E Mohammad Yasin, KH Tb Mohammad Sholeh, dan KH Mas Abdurrahman di daerah Menes, Pandeglang Banten.

Saat ini Mathla’ul Anwar mempunyai perwakilan di hampir semua provinsi di Indonesia dan di beberapa negara sahabat serta mengelola ribuan satuan pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Baca Juga  Proklim Utama dan Lestari Dua RW di Tobek Godang Terverifikasi Secara Virtual

Gubernur Banten lebih lanjut mengemukakan, KH Mas Abdurrahman adalah figur dan tokoh nasional yang harus dicontoh dan diteladani oleh generasi muda, terutama di kalangan Mathla’ul Anwar.

Wahidin Halim juga percaya bahwa usulan KH Mas Abdurrahman sebagai Pahlawan Nasional adalah wujud penghargaan warga Mathla’ul Anwar kepada salah satu pendiri Ormas Islam tersebut.

“Saya yakin karya-karya beliau pasti banyak, dan mohon agar tulisan-tulisan beliau itu dikumpulkan. Kami akan berikan tempat di Museum Banten agar dapat dibaca oleh masyarakat luas,” ujarnya, menambahkan.

Usulan agar KH Mas Abdurrahman menjadi Pahlawan Nasional sudah disampaikan kepada Pemerintah pada 2020, namun belum berhasil karena adanya beberapa kendala teknis. Usulan tersebut akan ditindaklanjuti pada kepengurusan baru Mathla’ul Anwar hasil Muktamar 2021.

Baca Juga  - Pemerintah kota Ambon menggelar Halal bI Halal yang dilangsungkan di gedung Islamic Center Ambon, Rabu (10/5/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut juga dialkukan pelantikan Majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, Halal BI Halal merupakan program pemkot Ambon disetiap tahun pasca Idul Fitri. Menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan semangat kerja dan merajut kebersamaan terutama dalam tugas pengabdian dan pelayanan bagi kota Ambon tercinta. "Selaku Penjabat Wali Kota Ambon, saya menyambut gembira Halal BI Halal ini. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia termasuk di kota ini,"kata Wattimena saat memberikan sambutan. Dirinya juga berpesan kepada pengurus majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon, untuk segara menggelar rapat kerja dan menyusu program kerja, agar secepatnya dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai topoksinya. Dalam sambutannya, Wattimena mengaku dipenghujun masa baktinya selaku Pj. Wali Kota Ambon, dari 11 program prioritas yang diusungnya, masih terdapat sejumlah program yang belum terealisasi dengan baik. "Tinggal dua pekan lagi saya menjadi Pj. Wali Kota Ambon, saya sadar bahwa masih ada program yang belum terselesaikan namun saya optimis bahwa ke depan siapapun yang akan melanjutkan tugas ini akan melakukan yang terbaik untuk kita Ambon yang kita cintai ini,"kata Wattimena. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agama kota Ambon, H.R.A.Fachrurrazy Hassannusi memberikan Hikmah Halal BI Halal. "Berbeda Agama itu biasa, tapi kalau kita ribut karena perbedaan rasanya kita belum dewasa untuk memaknai perbedaan, karena dalam perbedaan itu kita bersama- sama membangun kota ini,"terangnya. Kegiatan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kota Ambon, perwakilan Kodam dan Polda Maluku seluruh jajaran ASN Pemkot dan Kemenag Kota Ambon, berbagai lapisan masyarakat meliputi Tokoh Adat, tokoh Agama, Akademis serta seluruh Anggota Forum komunikasi Umat beragama di ikuti undangan lainnya Halal BI Halal Pemkot Ambon itu di isi dengan berbagai penampilan mulai dari tarian hingga lagu-lagu religi.

Pada acara audiensi itu Gubernur Banten juga memuji ketokohan Ketua Majelis Amanah PBMA dan salah satu pendiri Provinsi Banten HM Irsjad Djuwaeli yang baru meninggal beberapa waktu berselang.

“Bapak almarhum HM Irsjad Djuwaeli adalah mitra strategis saya dalam menjalankan pemerintahan di Banten, sehingga saya secara pribadi sangat kehilangan sosok beliau,” katanya.

Wahidin juga mengapresiasi aktivitas Irsjad Djuwaeli sejak masa tahun 66-an yang sangat aktif di Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI)  dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) serta mengenangnya sebagai orang yang konsisten berorganisasi, bahkan di masa senjanya, terutama dalam membesarkan Mathla’ul Anwar. (*/red)

News Feed