oleh

Fadli Padi Reborn Kunjungi Ganjar di Rumdin Bahas Komunitas Merpati Kolong

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kedatangan tamu istimewa, Senin (11/10/2021) malam. Bukan tamu sembarangan, malam itu pentolan grup band Padi Reborn, Fadli datang singgah ke rumah dinas Ganjar di Puri Gedeh Kota Semarang.

Bukan membahas soal musik, Fadli datang bersama teman-teman komunitas barunya, yakni komunitas Merpati Kolong. Yah, sejak pandemi melanda, pria bernama lengkap Andi Fadly Arifuddin itu ternyata memiliki hobi baru, yakni ternak burung merpati.

Ganjar yang tidak tahu Fadli memiliki hobi burung merpati, cukup terkejut dengan obrolan malam itu. Ia tak menyangka, Fadli yang terkenal dengan suara emasnya itu ternyata berkecimpung di hobi yang tak banyak orang mengira.

“Aku gumun lho (saya heran lho), kok mainan burung sekarang. Tahunya mau ngobrol soal musik gitu, kok tiba-tiba ngomong dara (merpati),” kata Ganjar keheranan.

Baca Juga  - Pemerintah kota Ambon menggelar Halal bI Halal yang dilangsungkan di gedung Islamic Center Ambon, Rabu (10/5/2023) siang. Dalam kegiatan tersebut juga dialkukan pelantikan Majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon. Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, Halal BI Halal merupakan program pemkot Ambon disetiap tahun pasca Idul Fitri. Menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan semangat kerja dan merajut kebersamaan terutama dalam tugas pengabdian dan pelayanan bagi kota Ambon tercinta. "Selaku Penjabat Wali Kota Ambon, saya menyambut gembira Halal BI Halal ini. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Indonesia termasuk di kota ini,"kata Wattimena saat memberikan sambutan. Dirinya juga berpesan kepada pengurus majelis Ta'lim Al -Madinah Pemkot Ambon, untuk segara menggelar rapat kerja dan menyusu program kerja, agar secepatnya dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai topoksinya. Dalam sambutannya, Wattimena mengaku dipenghujun masa baktinya selaku Pj. Wali Kota Ambon, dari 11 program prioritas yang diusungnya, masih terdapat sejumlah program yang belum terealisasi dengan baik. "Tinggal dua pekan lagi saya menjadi Pj. Wali Kota Ambon, saya sadar bahwa masih ada program yang belum terselesaikan namun saya optimis bahwa ke depan siapapun yang akan melanjutkan tugas ini akan melakukan yang terbaik untuk kita Ambon yang kita cintai ini,"kata Wattimena. Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agama kota Ambon, H.R.A.Fachrurrazy Hassannusi memberikan Hikmah Halal BI Halal. "Berbeda Agama itu biasa, tapi kalau kita ribut karena perbedaan rasanya kita belum dewasa untuk memaknai perbedaan, karena dalam perbedaan itu kita bersama- sama membangun kota ini,"terangnya. Kegiatan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kota Ambon, perwakilan Kodam dan Polda Maluku seluruh jajaran ASN Pemkot dan Kemenag Kota Ambon, berbagai lapisan masyarakat meliputi Tokoh Adat, tokoh Agama, Akademis serta seluruh Anggota Forum komunikasi Umat beragama di ikuti undangan lainnya Halal BI Halal Pemkot Ambon itu di isi dengan berbagai penampilan mulai dari tarian hingga lagu-lagu religi.

Kepada Ganjar, Fadli mengatakan menekuni hobi merpati sejak pandemi. Ia mengatakan, awalnya tertarik karena di dekat rumahnya banyak yang hobi merpati.

“Kemudian saya pingin belajar, dan katanya kalau mau belajar serius itu harus berguru ke Jawa Tengah, karena pusatnya burung merpati kolong itu di Tegal dan Pekalongan. Kemudian saya datang dan ketemu dengan teman-teman ini,” ucapnya, dilansir jatengprov.go.id.

Obrolan gayeng terjadi pada pertemuan itu. Ganjar yang masih belum percaya Fadli memiliki hobi merpati, kerap menggodanya. Salah satunya memberikan julukan baru pada Fadli.

“Tapi njenengan masih nyanyi kan mas? Saya khawatir, orang dulu kenalnya Fadli Padi, sekarang jadi Fadli Dara,” candanya.

Baca Juga  Warga DKI Jakarta Terapkan Pilah dan Olah Sampah

Kepada Fadli, Ganjar juga mengatakan suka dengan burung merpati. Dulu saat kecil di Purworejo, ia selalu bermain merpati bersama teman-temannya.

“Saya waktu SD main itu. Nglepeki ngono kuwi. Kalau di tempat saya itu dulu namanya tomprang. Ternyata itu ada komunitasnya ya,” ucap Ganjar penasaran.

Fadli mengatakan suka dengan merpati kolong karena akrobatik yang ditunjukkan. Merpati kolong juga bisa dikatakan olahraga ketangkasan asli nusantara.

Selain itu, saat kecil ayahnya juga sudah berkecimpung dengan dunia merpati dengan membudidayakan merpati hutan untuk kemudian dilepas liarkan kembali. Kisah masa kecilnya itu yang membuatnya terinspirasi.

“Dan saat saya ketemu teman-teman komunitas ini, mereka ternyata hebat-hebat dan pingin ketemu Pak Ganjar. Akhirnya malam ini bisa ketemu dan kami sangat senang sekali karena Pak Ganjar responnya luar biasa,” ucapnya.

Baca Juga  BPBD Kabupaten Temanggung Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi La Nina

Fadli juga mengatakan ingin membentuk komunitas resmi pecinta merpati kolong. Sebab selama ini, pecinta merpati kolong belum memiliki wadah yang sesuai.

Selain itu, lanjut Fadli, merpati kolong bukan hobi yang biasa. Perlu ketangkasan, keuletan, dan ada tata cara merawatnya. Ia juga membawa salah satu temannya, yang berhasil menjual merpati kolong seharga Rp1,5 miliar.

“Jadi ini memang bukan hobi sembarangan, karena semuanya ada tata caranya. Nah harapannya teman-teman komunitas ini, kami punya legitimasi dari organisasi dan hal-hal lainnya. Memang pesan Pak Ganjar tadi harus dirapikan, mulai peternakan sampai lainnya. Kami akan berupaya mewujudkan itu. Dan saya bahagia bisa ketemu Pak Ganjar. Responnya positif sekali. Sesuatu hal yang membahagiakan,” pungkasnya. (*/cr1)

News Feed